Pelumas memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan sirkulasi komponen internal kendaraan agar tetap awet dan bekerja secara optimal. Kendati demikian, masih banyak pemilik kendaraan yang belum memahami bahwa setiap sistem membutuhkan spesifikasi cairan pelumas yang berbeda.Perlu diingat bahwa karakteristik pelumas kendaraan roda empat berbeda dengan oli motor.Salah memilih spesifikasi cairan pelumas pada mobil baik dari tingkat kekentalan (viskositas) maupun peruntukannya dapat memicu keausan dini hingga risiko kerusakan komponen sasis dan mesin secara mendasar.Memahami jenis-jenis oli mesin beserta sistem pendukungnya merupakan langkah krusial dalam perawatan preventif kendaraan. Mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Jenis-Jenis Oli Mesin Mobil
Untuk menjaga seluruh komponen mekanis berfungsi dengan presisi, pemahaman mengenai jenis-jenis oli dan fungsinya secara menyeluruh sangat dibutuhkan oleh setiap pemilik kendaraan, berikut jenis oli mesin mobil yang dapat digunakan:
1. Oli Mesin
Merupakan pelumas utama yang berfungsi meminimalisir gesekan antar komponen bergerak seperti piston, poros engkol, dan dinding silinder. Formula pelumas ini terus berkembang, mulai dari standar jenis oli mesin mobil 2021 (seperti API SN Plus) hingga standar API SP terkini yang mampu menahan tekanan mesin modern berbasis turbo. Pilihan formulasi yang tepat sangat menentukan kinerja, baik untuk jenis oli mesin mobil bensin maupun kendaraan bermesin diesel.
Baca juga: Bengkel Ganti Oli Mobil untuk Performa Mesin Maksimal
2. Oli Transmisi
Bertugas menjaga perpindahan roda gigi tetap halus dan mencegah keausan pada bearing. Karakteristik pelumas ini dibedakan berdasarkan sistem penggeraknya: untuk mobil manual, cairan pelumas umumnya memiliki tingkat kekentalan tinggi (seperti SAE 80W-90). Hal ini berbeda dengan oli mobil matic yang membutuhkan fluida hidrolik khusus (Automatic Transmission Fluid/ATF atau cairan CVT) dengan viskositas yang jauh lebih encer.
3. Oli Rem
Sering disebut minyak rem, cairan ini bekerja menyalurkan tekanan hidrolik dari pedal menuju kaliper rem. Penggantian oli rem disarankan setiap 30.000 km dan hindari sering membuka tutup tangki penyimpanannya agar tidak terpapar kelembapan udara luar.
4. Oli Gardan
Berfungsi melumasi gigi differential pada kendaraan berorientasi penggerak roda belakang (RWD) atau 4WD agar gesekan antara pinion gear dan ring gear berjalan halus tanpa memicu keausan.
5. Oli Power Steering
Fluida hidrolik yang meringankan putaran lingkar kemudi pada sistem power steering tipe hidrolik. Penggantian rutin setiap 40.000 km menjaga pergerakan rumah kemudi tetap responsif.
6. Oli Transfer Gear
Digunakan khusus pada mobil bersistem penggerak AWD atau 4WD untuk melumasi rantai dan bearing di dalam transfer case agar pembagian tenaga ke poros depan dan belakang berjalan lancar.
Baca juga: Oli Mobil Rembes? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Kapan Harus Ganti Oli Mesin Mobil?
Secara umum, oli mesin perlu diganti setiap interval 5.000 hingga 10.000 km, atau maksimal 6 bulan sekali (mana yang tercapai lebih dulu). Penggantian berkala ini penting dilakukan karena seiring pemakaian, oli akan terpapar kontaminasi jelaga, deposit karbon, serta penurunan daya pelumasan akibat suhu panas mesin.
Cara Memilih Oli Mesin Mobil
Agar mesin kendaraan selalu mendapatkan perlindungan maksimal, perhatikan beberapa panduan dalam memilih pelumas berikut:
- Pilih yang Sesuai dengan Rekomendasi Pabrikan: Gunakan pedoman buku manual kendaraan sebagai rujukan utama mengenai spesifikasi dan tingkat kekentalan (SAE) yang dianjurkan oleh produsen mobil.
- Pilih Viskositas Oli yang Tepat: Tingkat kekentalan oli ditandai oleh kode SAE. Pilih oli tipe multigrade (seperti 0W-20, 5W-30, atau 10W-40) yang mampu menyesuaikan kekentalannya saat suhu dingin maupun panas.
- Oli Memenuhi Spesifikasi Kualitas: Pastikan kemasan oli mencantumkan sertifikasi standar internasional seperti API (American Petroleum Institute), ACEA, atau ILSAC untuk menjamin perlindungan dari korosi dan pembentukan endapan.
- Pilih Jenis Oli yang Sesuai: Sesuaikan bahan dasar oli dengan karakter mesin:
Oli Mineral: Berbahan dasar olahan minyak bumi, cocok untuk mesin generasi lama atau beban kerja ringan.
Oli Semi Sintetis: Campuran bahan sintetis dan mineral, ideal untuk mobil harian.
Oli Full Sintetis: Murni hasil rekayasa kimia dengan tingkat kestabilan tinggi, sangat direkomendasikan untuk mesin modern berkinerja tinggi. - Ganti dan Beli Oli dari Bengkel Profesional: Konsultasikan kebutuhan pelumas kendaraan Anda kepada teknisi berpengalaman. Selain menyesuaikan dengan spesifikasi mesin, Anda juga bisa mendapatkan penyesuaian harga oli mesin mobil yang sesuai anggaran tanpa mengorbankan kualitas produk.
Untuk penggantian oli yang terjamin keasliannya, percayakan perawatan kendaraan Anda pada NAWILIS. Didukung oleh teknisi berpengalaman serta penyediaan merek pelumas terpercaya seperti Mobil 1, Castrol, dan Shell, NAWILIS memastikan mesin kendaraan Anda selalu terlindungi secara optimal. Manfaatkan juga promo Happy Hour di seluruh cabang NAWILIS untuk mendapatkan penawaran diskon jasa servis pada hari dan jam tertentu. Kunjungi cabang NAWILIS terdekat dan jadwalkan ganti oli rutin kendaraan anda sekarang!
Baca juga: Cek Oli Mesin Mobil: Hal Penting yang Harus Diketahui


